Skip to main content

Posts

Nasib Pengusaha Angkutan Umum Eksisting Ketika Sebuah Kota Memiliki Angkutan Massal Berbasis Jalan

Perhatian terhadap angkutan umum eksisting biasanya semakin berkurang ketika pemerintah sibuk membangun sebuah sistem transportasi masal baru. Salah satunya adalah pengembangan Bus Rapid Transit (BRT), yaitu sistem angkutan massal berbasis bus yang pelayanan dan infrastrukturnya dirancang untuk menyingkirkan persoalan seperti penundaan kedatangan dan keberangkatan yang sering ditemui pada sistem bus biasa. Contoh pengembangan BRT di kota-kota di Indonesia adalah Trans Jakarta dan Trans Semarang. Adanya BRT seringkali menjadi pesaing bagi bus dan angkutan kota (angkot) yang sudah beroperasi sebelumnya, terutama dalam mendapatkan penumpang. Situasi ini pun beresiko memburuk tatkala pemerintah terus-menerus memfasilitasi peningkatan usaha BRT, seperti penambahan moda dan rute, penyediaan jalur eksklusif, serta melakukan perawatan rutin; di tengah kualitas angkutan umum konvensional yang cenderung menurun. Beruntung, bila ada upaya mencari jalan tengah
Recent posts

Sidewalk in Jakarta

Sidewalk is a path along the side of a road. A sidewalk may accommodate moderate changes in grade (height) and is normally separated from the vehicular section by a curb. There may also be a road verge vegetation, grass or bushes or trees or a combination of these, referred to as either between sidewalk and the roadway or between the sidewalk and the boundary.    (source: wikipedia) Whereas,  Pedestrian way is a type of throughfare that is intended for use only by pedestrians , not other forms of traffic such as motorized vehicles . They can be paths within an urban area, or rural paths through the countryside. (source: wikipedia) Jakarta has had almost sidewalk at the all of main road. However, almost the entire sidewalk in Jakarta is broken or became slum because of the street vendors. This fact can disturb pedestrians for use it. Many people are confused to give their aspirations and know more about sidewalk in jakarta. Where they could speak up and get th

RUANG PUBIK (PUBLIC SAPCE)

       Ruang publik, adalah sebuah ruang dimana semua orang memiliki hak yang sama untuk mengaksesnya atau mengadakan berbagai kepentingan dan kegiatan publik, tanpa perlu merasa minder karena kondisi ekonomi atau sosialnya, juga tidak perlu meminta izin kepada seseorang atau suatu pihak tertentu untuk dapat mengaksesnya. Ini berarti, tanpa batasan, siapa saja bisa berinteraksi di ruang itu.         Ruang publik ditandai oleh tiga hal, masing-masing responsif, demokratis, dan bermakna. Responsif dalam arti, ruang publik harus dapat digunakan untuk berbagai kegiatan dan kepentingan luas. Sementara, demokratis berarti ruang publik seharusnya dapat digunakan oleh masyarakat umum dari berbagai latar belakang sosial, ekonomi, dan budaya serta aksesibel bagi berbagai kondisi fisik manusia. Dan terakhir bermakna, yang berarti ruang publik harus memiliki tautan antara manusia, ruang, dunia luas, dan konteks sosial. ALUN – ALUN      Sampai zaman sekarang ini, daerah Kraton yang paling se

Relokasi

Hal menarik : Yang paling menarik dari presentasi ini adalah proses bagaimana terjadi relokasi seperti skema diatas. Relokasi terjadi karena kondisi fisik alam yang ada, misal kawasan permukiman penduduk ini tidak layak dihuni, ataupun karena penggunaan lahan untuk kegiatan lain , m isal relokasi kampung yang akan ditenggelamkan dan dijadikan dam . Dengan penyebab seperti itu, kita harus bijak dalam menentukan apakah relokasi tersebut sudah benar atau salah. Kita dapat mengetahui relokasi tersebut benar atau salah dengan melihat apa yang akan terjadi di masa yang akan datang apabila relokasi tersebut dilakukan dan tidak dilakukan (prediksi masa yang akan datang). Study Learned : PKL UGM Hingga tahun 2009, PKL UGM yang beraktivitas setiap hari Minggu (SunMor) berlokasi di dalam kawasan Grha Sabha Pramana (GSP), lebih tepatnya lagi di daerah depan gedung GSP. Namun hal ini menimbulkan kerisihan sendiri bagi pihak UGM. Dikarenakan UGM ingin membersihkan dirinya dari para PKL d

Permasalahan Lahan (studi kasus: Tanah Merah)

Tanah Merah yang merupakan tanah sengketa (tidak jelas kepemilikannya) adalah akar dari segala permasalahan yang muncul mengenai permasalahan pembangunan di lahan tersebut. Beberapa permasalahan yang tercipta dari ketidakjelasan kepemilikan tanah tersebut adalah: 1.        Akses tanah yang semakin sulit untuk orang miskin a.        Land Market   Harga tanah yang semakin tinggi, akan tetapi semakin banyak warga yang tidak mampu membeli tanah dengan harga tinggi menyebabkan banyak warga yang memilih untuk tinggal menempati tanah orang laiin. Penyebab tingginya harga tanah adalah ketersediaan utilitas yang memadai, kelangkaan tanah, dan tingginya keinginan-kebutuhan warga akan tanah. Hal tersebut dialami oleh warga Tanah Merah.   Sebagian besar warga tanah merah merupakan warga kelas menengah kebawah, yang memiliki affordabilitas akan tanah yang rendah, sehingga mereka lebih memilih untuk menempati lahan orang lain, yang notabene-nya termasuk lahan sengketa karena ket

Livable Streets

Konsep Daya Hidup Jalan ( Livable Street ) a. Sejarah Istilah dan konsep daya hidup jalan (livable streets) pertama kali diperkenalkan oleh Donald Appleyard pada tahun 1981 yang dituang dalam bukunya Livable Street. Pada bukunya ini, Appleyard lebih menekankan pada jalan di area permukiman yang membutuhkan penerapan traffic calm untuk mengurangi tingkat arus lalu lintas di jalan yang terus meningkat dan membuat jalan tersebut tidak nyaman dan aman bagi manusia. Kemudian, pada tahun 1995, Allan B. Jacobs menulis sebuah buku yang berjudul Great Streets yang dalam isinya seolah-olah mendukung konsep Appleyard, namun ditinjau dari segi kehumanisan jalan sebagai ruang publik. Kemudian disusul dengan bermunculannya para peneliti, penulis, perencana lain yang mendukung dan menerapkan konsep ini pada negara-negara yang siap dan membutuhkan diterapkannya konsep ini. b. Deskripsi konsep Daya hidup sebuah jalan ( livable streets ) merupakan sebuah jalan yang dirancang untuk m

BICARA KOTA BICARA MASA DEPAN

Dimanapun, kapanpun, siapapun yang membicarakan kota, pasti secara tersirat telah membicarakan masa depan. Masa depan pembangunan kotanya, masa depan masyarakatnya dari segi ekonomi, sosial, busaya, dll. Tanpa banyak basa-basi, disini saya sebagai penulis akan menyuguhkan beberapa tulisan yang bertema kota, yang tentu saja akan mempengaruhi masa depan kita. Semoga blog ini dapat memberi pengetahuan dan menjadi wadah untuk kita saling berdiskusi bertukar pendapat dan tanya-jawab. Selamat membaca. Selamat belajar. Selamat membuka pengetahuan dan pikiran. KOTAKU, MASA DEPANKU.